#TKN
Jumat, 11 Oktober 2013
Taken vHet Reproductive Disease
Penyakit Organ Reproduksi Pria
1. Gonorhea (Kencing Nanah)
a) Pengertian : Gonorhea merupakan penyakit infeksi yang menyerang lapisan epitel (lapisan paling atas dari suatu jaringan)
b) Penyebab : Neisseria gonorrhoeae
c) Gejala : Terdapat cairan kental yaitu nanah yang keluar dari lubang uretra/saluran kemih, merasakan rasa nyeri/panas saat kencing
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Tidak melakukan hubungan seks, Berhubungan seks secara monogami (pastikan pasangan tidak terinfeksi), Menggunakan kondom, Pastikan toilet yang digunakan higienis, Hindari penggunaan toilet duduk ditempat umum, dan Segera obati bila ada keluhan seperti diatas
2. Sifilis
a) Pengertian : Infeksi bakteri pada alat kelamin
b) Penyebab : Treponema pallidum
c) Gejala : Terdapat bisul pada penis, gatal pada seluruh tubuh, sariawan, ada bercak kebotakan, kelenjar limfa bengkak, jantung dan tulang serta sendi rusak, dan ada gangguan mental
d) Cara penularan : Berhubungan intim dan proses melahirkan
e) Cara Mengatasi : Dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penicilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum
3. Aids
a) Pengertian : sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus
b) Penyebab : Human Immunodeficiency Virus
c) Gejala : Terserang flu, infeksi mulut dan kulit, berat badan turun, diare kronis, batuk, sesak napas, ada bisul, pusing, bingung, dan infeksi otak
d) Cara penularan : Berhubungan intim, proses melahirkan, dan transfusi darah
e) Cara mengatasi : Menggunakan kondom dan jarum steril, serta Menghindari seks bebas
4. Herpes
a) Pengertian : Penyakit pada alat kelamin luar (genital) yang disebabkan oleh infeksi virus
b) Penyebab : Virus Herpes Simplex
c) Gejala : Lepuh kecil pada genital/anus, dan gatal di daerah alat kelamin
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Periksa ke dokter
5. Kandidiasis
a) Pengertian : Infeksi yang disebabkan oleh jamur
b) Penyebab : Candida albicans
c) Gejala : Radang pada balanitis (ujung alat kelamin)
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Periksa ke dokter
Penyakit Organ Reproduksi Wanita
1. Gonorhea (Kencing Nanah)
a) Pengertian : Gonorhea merupakan penyakit infeksi yang menyerang lapisan epitel (lapisan paling atas dari suatu jaringan)
b) Penyebab : Neisseria gonorrhoeae
c) Gejala : Keluar cairan dari vagina dengan nyeri pada saat kencing, dan terdapat cairan kuning pada mata bayi yang baru lahir
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Tidak melakukan hubungan seks, Berhubungan seks secara monogami (pastikan pasangan tidak terinfeksi), Menggunakan kondom, Pastikan toilet yang digunakan higienis, Hindari penggunaan toilet duduk ditempat umum, dan Segera obati bila ada keluhan seperti diatas
2. Sifilis
a) Pengertian : Infeksi bakteri pada alat kelamin
b) Penyebab : Treponema pallidum
c) Gejala : Terdapat bisul pada vagina, gatal pada seluruh tubuh, sariawan, ada bercak kebotakan, kelenjar limfa bengkak, jantung dan tulang serta sendi rusak, dan ada gangguan mental
d) Cara penularan : Berhubungan intim dan proses melahirkan
e) Cara Mengatasi : Dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun ceftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penicilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral atau diminum
3. Aids
a) Pengertian : sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus
b) Penyebab : Human Immunodeficiency Virus
c) Gejala : Terserang flu, infeksi mulut dan kulit, berat badan turun, diare kronis, batuk, sesak napas, ada bisul, pusing, bingung, dan infeksi otak
d) Cara penularan : Berhubungan intim, proses melahirkan, dan transfusi darah
e) Cara mengatasi : Menggunakan kondom dan jarum steril, serta Menghindari seks bebas
4. Kutu Kelamin
a) Pengertian : Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus
b) Penyebab : Human papiloma virus
c) Gejala : Terjadi infeksi pada rahim, terdapat kutil
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Menggunakan karet KB
5. Herpes
a) Pengertian : Penyakit pada alat kelamin luar (genital) yang disebabkan oleh infeksi virus
b) Penyebab : Virus Herpes Simplex
c) Gejala : Lepuh kecil pada genital/anus, dan gatal di daerah alat kelamin
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Periksa ke dokter
6. Kanker Serviks
a) Pengertian : Kanker yang menyerang wanita dan disebabkan oleh virus
b) Penyebab : Human Papilloma Virus
c) Gejala : Mirip dengan gejala keputihan, namun tidak disertai gatal, nyeri dan dengan disertai pendarahan.’
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi dan/atau radioterapi pada stadium akhir penyakit
f) Gambar :
7. Trikomoniasis
a) Pengertian : Infeksi pada vagina
b) Penyebab : Trichomonas vaginalis
c) Gejala : Gatal pada kemaluan, cairan berbuih, kuning, dan berbau menyengat, ketika berhubungan terasa sakit
d) Cara penularan : Berhubungan intim, Proses embryogenesis, dan pemakaian alat mandi bersama
e) Cara mengatasi : Hindari pemakaian alat mandi bersama
8. Kandidiasis
a) Pengertian : Infeksi yang disebabkan oleh jamur
b) Penyebab : Candida albicans
c) Gejala : Keluar cairan kuning dari kemaluan disertai gatal-gatal dan iritasi, terasa sakit ketika kencing
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : Periksa ke dokter
9. Endometriosis
a) Pengertian : Radang yang terkait dengan hormon estradiol/estrogen berupa pertumbuhan jaringan endometrium yang disertai perambatan pembuluh darah, hingga menonjol keluar dari rahim (pertumbuhan ectopic) dan menyebabkan pelvic pain
b) Penyebab : Simtoma
c) Gejala : Sering datangnya menopause
d) Cara penularan : Berhubungan intim
e) Cara mengatasi : penggunaan terapi hormonal yang menginduksi kondisi hipoestrogenik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar